Berita Terkini

1309

Idham Holik Harapkan Jawa Barat Jadi Contoh Terbaik Pemilu 2024

BANDUNG, kab-bekasi.kpu.go.id - Komisioner KPU RI, Idham Holik menghimbau seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat agar menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas menyelenggarakan Pemilu Serentak 2024. Hal ini disampaikan saat memberi pengarahan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Bersama Stakeholder Tingkat Provinsi Jawa Barat dan KPU Kabupaten/Kota se- Jawa Barat, Selasa (31/5/2022) di Hotel Ibis Trans Studio, Bandung. “Tahapan Pemilu akan dimulai tanggal 14 Juni 2022, sebagai penyelenggara pemilu kita harus bekerja secara profesional dan berintegritas, disiplin dalam penyelenggaraan tahapan, menerapkan prinsip-prinsip managerial tata kelola pemilu, serta meningkatkan pengetahuan yang memadai untuk menghadapi tahapan Pemilu 2024, “ tegasnya. Mantan Ketua KPU Kabupaten Bekasi tersebut berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 di Jawa Barat dengan jumlah pemilih terbesar di tanah air dapat menjadi contoh terbaik pelaksanaan pesta demokrasi yang berkualitas dan berintegritas. Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifqi Alimubarok saat membuka acara menyampaikan semangat akur sauyunan dan jabar babarengan hendaknya mampu diimplementasikan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran komisioner dan sekretariat di satker Kabupaten/Kota masing-masing. “Pemilu 2024 akan menggunakan SIREKAP sebagai alat bantu yang yang lebih efisien karena mengganti salinan C1, artinya menghemat penggunaan kertas. Selain itu untuk memastikan hasil pemilu lebih akurat dan kredibel, “ ucapnya. Pada kesempatan tersebut juga hadir perwakilan Forkopimda Provinsi Jawa Barat diantaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. H. R Iip Hidajat, M.Pd., Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Asep Syarifudin. Direktur Intelkam Polda Jabar Kombes Pol Drs. Ruslan Ependi, M.Si., dan Kasi Intel Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Turut hadir semua Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, yakni Endun Abdul Haq (Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan), Reza Alwan Sovnidar (Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat), Agus Hasbi Noor (Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan), Undang Suryatna  (Ketua Divisi SDM dan Litbang), Nina Yuningsih (Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik), Titik Nurhayati (Ketua Divisi Data dan Informasi) dan Achmad Syaifudin Rahadhian selaku Plt.Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat. Peserta rakor adalah seluruh Komisioner dan Sekretaris KPU Kabupaten Kota se-Jawa Barat, diantaranya dari KPU Kabupaten Bekasi yaitu Jajang Wahyudin (Ketua), Abdul Harits (Kadiv Teknis Penyelenggaraan), Wahab Habieby (Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM), Arief Noorman Nasir (Kadiv Hukum dan Pengawasan), Ahmad Fauzie Usman (Kadiv Perencanaan dan Datin) dan Sekretaris, Wahid Rosidi. [dwh]  


Selengkapnya
1022

Pj Bupati dan Sekda Kunjungi KPU Bekasi Bahas Kesiapan Pemilu 2024

BEKASI, kab-bekasi.kpu.go.id - Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Dedy Supriyadi melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Bekasi, Senin (30/5/2022). Kunjungan dalam rangka silaturahim setelah dirinya dilantik sebagai Pj Bupati pada Senin (23/5/2022) sekaligus untuk berkoordinasi terkait persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Dani mengatakan sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32-1178 Tahun 2022, Penjabat Bupati ditugaskan memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat. “Selain itu secara khusus ditugaskan memfasilitasi persiapan pelaksanaan pemilihan Umum Tahun 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bekasi Tahun 2024 dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara, “ ucapnya. Untuk itu, Dani menegaskan kepada seluruh jajarannya agar bersinergi dan berkolaborasi dengan KPU selaku penyelenggara pemilu sehingga tahapan pemilu serentak 2024 dapat berjalan lancar dan sukses. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin menjelaskan tahapan Pemilu akan dimulai pada 14 Juni 2022. Pihaknya membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah daerah, seperti personil, sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan. “Saat ini kami masih kekurangan personil pelaksana, kebutuhan gudang dan perlengkapan perkantoran serta fasilitas penunjang lainnya, “ terangnya. Jajang menambahkan, berdasarkan data pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada bulan Mei 2022 jumlah pemilih sebanyak 2.040.540 orang. Sedangkan tahapan rekrutmen petugas PPK dan PPS dijadwalkan pada bulan Oktober 2022. “Kami berharap pada saatnya nanti Pemkab Bekasi dapat mempersiapkan jajaran ASN yang akan ditugaskan di sekretariat PPK, “ ujarnya. Sekretaris Daerah, Dedy Supriyadi mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti permohonan KPU terkait kebutuhan sarana dan prasarana serta personil tenaga pelaksana guna mendukung penyelenggaraan pemilu. “Pada prinsipnya kami akan segera merealisasikan sejumlah pengajuan KPU secara bertahap, khususnya terkait perbaikan dan penyediaan sarana penunjang perkantoran, “ jelasnya. Seusai melakukan pertemuan di Aula Kantor KPU, Pj Bupati melakukan peninjauan sejumlah fasilitas yang ada di sekitar area kantor KPU di Jalan Raya Rengasbandung Nomor 103 Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Turut mendampingi Pj Bupati, Kepala Disdukcapil Hudaya, Plt. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Beni Saputra, Kabag Umum Setda Sopian Hadi dan Kabid Poldagri Bakesbangpol Abdul Majid. Dalam kesempatan tersebut semua komisioner dan sekretariat KPU hadir lengkap, yaitu Abdul Harits, Wahab Habieby, Arief Noorman Nasir dan Ahmad Fauzie Usman. Sekretaris Wahid Rosidi dan para Kasubbag, yakni Ifaj Fajar Aiman, Fitri Utami Herdinasari, Nanang Sugianto dan Amirul Hamzah. [dwh]  


Selengkapnya
1199

KPU Bekasi dan Bakesbangpol Gelar Sosialisasi Pemilu 2024

BEKASI, kab-bekasi.kpu.go.id - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi mengadakan Sosialisasi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 bagi Pelajar SMA/SMK, Rabu (25/5/2022) di Hotel Ayola Lippo Cikarang. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bekasi, Juhandi mengatakan kegiatan tersebjut bertujuan untuk meningkatan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik dalam pemilu dan pemilihan bagi para pemilih pemula. “Sesuai data yang ada, jumlah pemilih pemula di Kabupaten Bekasi pada Pemilu nanti sangat besar, untuk itu perlu pendidikan politik yang memadai bagi mereka yang akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya, “ terangnya. Juhandi menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menjalin sinergisitas dengan berbagai komponen masyarakat dalam rangka menyukseskan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024. Kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik diikuti perwakilan masyarakat, mahasiswa dan pelajar yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. “Kami berharap masyarakat dapat menjadi pemilih yang cerdas sehingga dapat terhindar dari politik uang dan mampu menangkal hoak yang dapat memecah belah persatuan bangsa, “ pesannya. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajng Wahyudin sebagai narasumber menjelaskan, KPU RI telah menetapkan waktu pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. “Pastikan nama adik-adik telah terdaftar dalam daftar pemilih sehingga dapat menggunakan hak suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPD dan anggota DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota, “ jelasnya. Jajang mengingatkan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam pelaksanaan pemilu, selain sebagai pemilih juga bisa menjadi penyelenggara pemilu di TPS. Sementara Kadiv Sosparmasdiklih KPU Kabupaten Bekasi, Wahab Habieby menghimbau kepada para pelajar bisa mem-follow akun media sosial KPU Kabupaten Bekasi untuk memperoleh informasi seputar kepemiluan. “Nah bagi yang ingin mengecek data pemilih dapat mengunduh aplikasi LindungiHakmu sehingga yang namanya belum terdaftar tapi sudah memiliki e-KTP bisa langsung meregistrasi secara online, “ jelasnya. Kegiatan sosialisasi diikuti peserta yang berasal dari SMAN 1 Cikarang Utara, SMAN 1 Cikarang Selatan dan SMAN 1 Cibarusah. Hadir juga sebagai narasumber Syaiful Bachri (Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi) dan Afif Ardila (Ketua DEEP Kabupaten Bekasi). [dwh]


Selengkapnya
1297

Kadiv Datin KPU Jabar Monev PDPB di Kabupaten Bekasi

BEKASI, kab-bekasi.kpu.go.id - Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Titik Nurhayati melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Bekasi, Rabu (25/5/2022). Didampingi Kasubbag Data, Ramdani melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). Pihaknya juga mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana yang ada di satker KPU Kabupaten Bekasi menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024. “Kabupaten Bekasi dengan jumlah pemilih terbanyak ketiga di Jawa Barat memerlukan perhatian khusus terkait data pemilih. Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan diharapkan dapat meminimalisir persoalan data invalid, “ ucapnya. Titik menambahkan, belajar dari pengalaman pelaksanaan pemilu sebelumnya data pemilih sering dipersoalkan karena terkait hak pilih. Secara khusus jaminan hak memilih (right to be voters) harus menjadi perhatian serius penyelenggara pemilu di semua tingkatan. Kadiv Data dan Informasi KPU Kabupaten Bekasi, Ahmad Fauzie Usman melaporkan upaya yang dilakukan oleh pihaknya dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. “Kami terus melakukan koordinasi dengan Disdukcapil untuk melakukan validasi data laporan masyarakat. Selain itu menyebarluaskan informasi seputar pemutakhiran data pemilih bekerjasama dengan stakeholder terkait, “ terangnya. Fauzie mengungkapkan terbatasnya personil yang ada di KPU Kabupten Bekasi, khususnya di Divisi Data dan Informasi agar menjadi perhatian KPU Provinsi Jawa Barat. Turut menyambut kedatangan Titik, Kadiv Sosparmas Wahab Habieby, Sekretaris Wahid Rosidi, Kasubbag Rendatin Nanang Sugianto, Kasubbag KUL Fitri Utami Herdinasari serta Kasubbag Teknis dan Hupmas Amirul Hamzah. Untuk diketahui daftar pemilih berkelanjutan (DPB) di Kabupaten Bekasi periode April 2022 sebanyak 2.040.271, sedangkan jumlah penduduk pada semester II Tahun 2021 tercatat 3.022.599 jiwa. []    


Selengkapnya
1066

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan DPB Mei 2022

BEKASI, kab-bekasi.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode Mei 2022 berjumlah 2.040.540, terdiri dari pemilih laki-laki 1.020.393 dan perempuan 1.020.147 pemilih. Jumlah tersebut tersebar di 23 kecamatan dan 187 desa/kelurahan, tertuang dalam Berita Acara Nomor: 12/PL.02.1-BA/3216/2022 yang dtetapkan dalam rapat pleno koordinasi daftar pemilih berkelanjutan pada Senin (30/5/2022). Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin mengatakan pada periode bulan Mei 2022, KPU Kabupaten Bekasi menerima laporan masyarakat dan data siswa Madratsah Aliyah Negeri (MAN) dari Kemenag Kabupaten Bekasi. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kemenag dan warga masyarakat yang telah berpartisipasi dalam PDPB, baik melalui layanan online maupun offline, “ ucapnya. Jajang menambahkan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilaksanakan secara terus menerus sesuai PKPU Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kadiv Data dan Informasi, Ahmad Fauzie Usman menegaskan dalam penyelenggaraan PDPB, pihaknya melakukan pengawasan terhadap pengolahan dan pengelolaan data pribadi serta melindungi dan menjaga kerahasiaan data pribadi. “ Selain itu KPU Kabupaten Bekasi mengelola, mengamankan, dan menyajikan data pemilih berskala kabupaten/kota, menyampaikan laporan PDPB tingkat kabupaten/kota kepada KPU Provinsi dan menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat, “imbuhnya. Sebelumnya pada Rabu (18/5/2022) KPU Kabupaten Bekasi melakukan pertemuan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) guna membahas perkembangan kependudukan, pemutakhiran data pemilih dan sinergisitas dalam menghadapi tahapan Pemilu Serentak 2024. Kepala Disdukcapil, Hudaya menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan kepada penyelenggara pemilu dalam pemutakhiran data pemilih sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Prinsipnya kami mendukung upaya pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU sehingga dapat terwujud DPT yang valid dan komprehensif, “ ucapnya. KPU Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat untuk melaporkan data pemilih baru atau perubahan data melalui https://bit.ly/DaftarPemilihBaru. [dwh]


Selengkapnya
1288

Jelang Pilkada 2024, Pemkab Bekasi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

CIKARANG, kab-bekasi.kpu.go.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berkontribusi secara aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Hal ini disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) Pemkab Bekasi, R. Yana Suyatna saat membuka acara Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) di Hotel Grand Zuri Cikarang, Senin (25/10/2021). Yana Suyatna yang hadir mewakili Pj Bupati menegaskan, pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang akan berlangsung pada tahun 2024 merupakan agenda nasional yang memerlukan sinergitas dan kerjasama yang baik, antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, partai politik dan seluruh elemen masyarakat. “Jadi dalam kesempatan ini saya mengajak parpol dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam menyukseskan hajatan demokrasi, khususnya pilkada di Kabupaten Bekasi. Mari kita senantiasa menjaga kondusifitas wilayah terlebih saat ini kita masih menghadapi pandemi Covid-19," serunya. Kegiatan sosialisasi bertema ‘Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi Tahun 2024’ diikuti oleh perwakilan partai politik dan petugas penyuluh agama dari 23 kecamatan yang dikoordinir oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi. Sebagai narasumber Kadiv Data dan Informasi KPU Kabupaten Bekasi Ahmad Fauzie Usman, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bekasi Aan Hasanah dan Asep Zaelani dari Kemenag Kabupaten Bekasi. Ahmad Fauzie Usman menjelaskan persiapan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bekasi dalam menyongsong Pemilu dan Pilkada mendatang, diantaranya melakukan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dan melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih. “Tentu kami mengharapkan peran serta partai politik dan para petugas penyuluh dalam proses pemutakhiran data agar daftar pemilih lebih valid dan akurat. Selain itu, yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah mengedukasi masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dan rasional," ucapnya. Kasie Zakat dan Wakaf, Asep Zaelani memaparkan pentingnya moderasi beragama untuk menciptakan harmonisasi kehidupan berdemokrasi di tanah air. Petugas penyuluh yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, mempunyai tanggungjawab untuk memberikan pemahaman yang mencerahkan dalam menyikapi kontestasi politik. “Dalam kontek pemilu dan pilkada, masyarakat harus dididik menjadi pemilih yang bijak dan dewasa sehingga tidak mudah terbius janji-janji politik yang mengatasnamakan agama," jelasnya. ***


Selengkapnya